Disclaimer: Harus berapa kali kubilang? Death Note punyaku! (bohong) -dodged rotten durens- Huwee~ (T^T) Iya, iya. Sampai kapanpun, DN cuma milik om TO-TO.
(A/N) Sejenis drabble, yang pasti gaje. Siapkan mental anda sebelum membaca!
Sebenernya ini cuma cerpenku yang dibuat tempo doeloe, yang berubah cuma chara-nya. Siapa yang membaca, harap tinggalkan review. Flame diterima dengan lapang dada! \(^O^)/
(Warning!) Full of OOC, gajeness, dan kehancuran tata bahasa !
Sebuah mimpi buruk menghantui Wammy's House. Dan korban pertamanya adalah…
.
.
.
Luthfi Weird-Cat presents :
Reaper Paper
What nightmare which you got tonight…?
.
Bocah berambut salju itu berdiri mematung dengan wajah pucat pasi. Dia menatap miris deretan angka yang tertulis sadis di atas kertas.
Sadis.
Ya, benar-benar sadis.
Diamatinya kertas keramat yang kini ada dalam genggamannya. Berderet-deret angka tertulis di atasnya dengan warna menggoda.
Merah darah.
Begitu indah, namun mematikan.
Glek! Near berusaha menelan ludahnya yang hampir mengering. Perlahan mata onyx-nya menjelajahi kertas itu, berharap apa yang dilihatnya barusan hanya mimpi. Dia memberanikan diri untuk menghadapi apapun 'takdir' yang telah digariskan padanya.
'Deg… deg… deg…'
Jantungnya berpacu dengan nadinya,
'Deg… deg… deg…'
Tetesan keringat dinginnya membanjiri bumi,
'Deg… deg…'
Dia mulai membaca…
Matematika,
…31
Kimia,
…27
Bahasa Prancis,
…58
Fisi-
BRUKK!
Terdengar suara berdebum keras dari ruang kelas itu.
Sehelai kertas melayang ringan dari genggamannya, sebelum akhirnya jatuh ke atas lantai marmer.
"Near pingsan!" Jeritan Linda membuat semua orang menolehkan kepala.
Seisi kelas buru-buru menghampiri dirinya yang kini terbaring lemah di lantai.
Panik menyeregap seketika.
Suasana hening sesaat.
"Klinik! Klinik! Cepetan, bawa dia ke klinik!" Komando Matt, sang ketua kelas. Beberapa siswa tampak membopongnya menuju klinik sekolah. Sedangkan yang lainnya hanya berbisik-bisik penuh curiga.
Seorang Near… pingsan?
Kenapa?
Seisi kelas mendadak senyap, tenggelam dalam deduksinya masing-masing.
.
Sehelai kertas tampak terabaikan di sudut ruangan, ditinggalkan pemiliknya yang terlanjur pingsan ditelan shock yang sangat dalam.
Kertas putih itu tampak indah, penuh dengan hiasan tinta merah. Di atasnya tertulis…
.
.
.
.:: NEAR ::.
Nate River
-RAPOR SEMESTER 1-
###
Sementara itu, di kelas lain…
'BRUKK!'
Seorang gadis pirang (err, ralat, dia lelaki) pingsan dengan sukses di atas kursinya.
Tangan setannya yang mungil masih menggenggam secarik kertas putih berlumuran tinta berwarna scarlet.
Seisi kelas tampak panik, bergegas membawanya ke klinik sekolah.
.
Ah, satu lagi korban Rapor Berdarah kita…
(fin with gajeness and happy(?) ending. )
(A/N) =w=" Tuh, kan? Apa saya bilang, siapkan mental anda, karena fic karangan saya nggak pernah jauh dari kata gaje.
Dan... oh, maaf. Dua orang itu memang harus sengsara disini. Saya hanya berusaha balas dendam atas otak saya yang berimajinasi mendapatkan rapor kebakaran. (imajinasi atau kenyataan?==) dan malangnya, merekalah yang jadi korban kejahatan saya. GWAHAHAHAHAHAH!
Oke, saya sebenarnya belum puas menyiksa Near dengan itu. Tapi, saya memang harus menahan diri, kan? ^^;
Sekali lagi, saya mohon reviewnya. m(_ _)m
Review anda bisa jadi pemicu semangat saya untuk terus berkarya. Flame diterima, asal bermutu! Tapi saya akan lebih menghargai kritik dan saran!*wink* (readers: -muntah-)
Sebelum meninggalkan halaman ini, ada baiknya kalau klik dulu link dibawah untuk tinggalkan komentar anda.
Arigato Gozaimasu~